oleh

Ketua 1 GTPP Covid 19 : Jika Warga Ditempat Umum Tidak Ikuti Protapkes Akan Ditindak Tegas

Kabartujuhsatu.com, Soppeng (Sulsel) – Setelah kabupaten soppeng di nyatakan sero covid 19 per 28 mei lalu di soppeng serta perbatasan di alihkan pengawasannya di tingkat Desa / Kelurahan atau tingkat RT namun kini kasus covid 19 kembali terjadi, hal itu membuat pemerintah kabupaten Soppeng kembali melakukan rapat koordinasi bersama tim gugus yang di langsungkan di Makodim Watansoppeng, Rabu (24/6/2020).

Rakor ini dilakukan dalam rangka untuk melakukan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Kabupaten Soppeng utamanya di tempat-tempat umum maupun perbatasan.

Dikesempatan rakor tersebut ketua 1 gugus percepatan penanganan covid 19 yang juga selaku Dandim 1423 soppeng Letkol Inf Richard Marihot Butarbutar S.AP., M.Tr., mengatakan, operasi pendisiplinan ini dilaksanakan berdasarkan telegram Panglima TNI nomor TR/590/2020 tanggal, 12 Juni 2020 tentang Penyiapan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan guna mewujudkan masyarakat produktif dan aman covid-19 di seluruh wilayah Indonesia termasuk di kabupaten Soppeng.

Pendisiplinan protokol kesehatan harus betul-betul kita perhatikan, terutama kepada warga yang tidak ada kesadarannya. Karena berdasarkan fakta yang kami temukan ternyata setelah dihimbau, diedukasi toh masih banyak juga warga yang tidak mengindahkan, tandasnya.

“Kali ini, tidak ada lagi himbauan kepada masyarakat karena sudah di lakukan oleh sebab itu begitu ditemukan warga yang menjual atau membeli di pasar lantas tidak memakai masker, maka warga tersebut harus ditindak tegas. Kita suruh mereka kembali ke rumah mengambil maskernya untuk dipakai baru kembali lagi menjual/membeli di pasar, papar Dandim.

Selain itu Dandim menyampaikan, Kalau kita mau menuju new normal, maka konsepnya adalah kita hijau, tetangga kita juga harus hijau, tapi kalau kita hijau sementara tetangga kita merah maka, siap-siap merah juga.

Ditegaskan Dandim, “Kalau penertiban masker dan jaga jarak utamanya di warkop dan tempat-tempat publik tidak ada lagi himbauan humanis, ujarnya.

Ingat..!!! jangan sampai lengah, kelengahan akan menghasilkan kekalahan dan kekalahan akan menghasilkan penyesalan, tegas Dandim menutup.

Sementara ditempat yang sama Bupati Soppeng mengatakan dalam penanganan kemarin sudah pernah disosialisasikan himbauan terutama pengusaha ekspedisi yang bolak balik Makassar harus membuat keterangan sehat, kata bupati Soppeng. (Red/AY).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed