oleh

Kelompok Bora Satu Manfaatkan Pekarangan Cegah Krisis Pangan Ditengah Pandemi Covid 19

Kabartujuhsatu.com, Tojo Una-Una (Sulteng) – Di tengah pandemi covid-19 yang melanda negeri ini dapat menimbulkan ancaman krisis pangan oleh sebab itu pemerintah melalui Menteri Pertanian mendorong upaya pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi rumah tangga melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan.

Begitupun pemerintah melalui  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, meminta agar insan pertanian untuk terus aktif bergerak, menjaga ketersediaan stok pangan, walau dalam kondisi pandemi Covid 19 sebab menurutnya, pertanian tidak boleh berhenti, harus maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah dengan pangan.

Masalah pangan adalah masalah yang sangat utama, hidup matinya suatu bangsa, begitu kata Syahrul.

Sejalan dengan arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan, langkah itu penting terutama pada saat pandemi  virus corona atau Covid-19.

“Jangan biarkan sejengkal tanah tidak tanam, jangan sampai ada waktu kosong untuk tidak tanam. Dimana saja, kapan saja, kita harus tanam, tanam, dan tanam. Utamanya, tanam komoditas pangan lokal. Apalagi Indonesia kaya akan pangan lokal seperti singkong, jagung, ubi, dan lainnya,” ujar Dedi.

Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L)  menjadi   hal   yang   penting karena tingginya laju alih fungsi lahan dan adanya ancaman  terhadap  sistem  produksi  pangan.  Upaya  ini  merupakan  salah  satu  alternatif  untuk  meningkatkan  ketahanan  pangan. Seperti kegiatan pada Kelompok Bora Satu Kelurahan Dondo Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una dalam tahap pegembangan pemanfaatan pekarangan dengan menanam berbagai jenis sayur.

Suwarni Ketua Kelompok Bora Satu menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai ruang berkebun dapat memberi efek positif bagi ketahanan pangan, jelasnya, Minggu (21/6/2020).

“Terlebih bagi ibu rumah tangga, jika menanam sayuran akan memenuhi kebutuhan pangan yang bergizi dan dapat juga mengurangi biaya untuk kebutuhan dapur,” ungkapnya. (BBPP-BK).

Penulis :  Heppy Sinaga/Rosdiana
Editor :  Al Az

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed