oleh

Wujud Transparansi, Pemdes Umpungeng Salurkan BLT-DD Tahap Ke III dan Pemasangan Baliho

Kabartujuhsatu.com, Soppeng (Sulsel) – Pemerintah Desa Umpungeng Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng kembali menyalurkan dana kepada warga masyarakat dalam program Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT DD) yang di langsungkan di Aula Kantor Desa Umpungeng di Jolle, Jumat (19/6/2020).

Dalam acara pembukaan kegiatan penyaluran dana BLT DD tahap ke III ini di buka oleh sekretaris Desa Umpungeng.

Dalam kesempatan itu Sekdes Umpungeng menyampaikan permohonan maaf karena kepala desa umpungeng Shalahuddin, S.Ag tidak sempat hadir di acara pembukaan penyaluran tahap ketiga disebabkan karena beliau sedang ada agenda bersama Bupati Soppeng HA.Kaswadi Razak ke dusun umpungeng, ujarnya.

Namun di kesempatan itu Sekdes Umpungeng menyebut bahwa kades umpungeng usai melakukan kegiatan bersama orang nomor 1 di kab.soppeng ini nanti, akan kembali bersama kita untuk selanjutnya melakukan penyaluran kepada warga masyarakat yang tidak sempat hadir pada hari ini di sebabkan dari jangkauan dusun dengan ibu kota desa sangat berjauhan dari enam dusun yang ada di desa umpungeng, begitupun kepada warga yang usia lanjut yang tidak memungkinkan untuk datang di kantor desa mengikuti kegiatan penyaluran, jelasnya.

Dijelaskannya bahwa Dana Desa yang bersumber dari APBN yang langsung ke pemerintah desa yang di peruntukkan untuk pembangunan desa namun karena covid 19 menyebar ke seluruh Nusantara termasuk Soppeng maka sebagian dana tersebut di alihkan dalam bentuk program BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) atas petunjuk pemerintah pusat melalui juknis dengan kreteria calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dengan mengacu dari surat Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Nomor 9/PRI. 00/IV/2020 tertanggal 16 April 2020, papar Sekdes Umpungeng.

“Untuk calon penerima BLT-DD adalah keluarga miskin, yang terdapat dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang kehilangan mata pencaharian, terdapat anggota keluarga berpenyakit kronis/menahun, tidak masuk dalam peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), terang Sekdes Umpungeng mengingatkan.

Sebanyak 267 kepala keluarga penerima manfaat yang akan menerima dana BLT DD di Desa Umpungeng yang masing-masing menerima Rp.600.000 (Enam ratus ribu rupiah) dan merupakan jumlah penerima terbanyak dari 49 desa yang ada di kabupaten Soppeng dengan total yang di salurkan di tahap ketiga ini sebesar Rp. 160.200.000 ( seratus enam puluh juta dua ratus ribu rupiah), ungkapnya.

Sekdes Umpungeng atas nama pemerintah Desa berharap agar para penerima BLT DD yang ada di Desa Umpungeng betul-betul memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan keluarga mereka.

Usai acara penyaluran yang di langsungkan di kantor desa yang di hadiri sebagian penerima manfaat di lanjutkan dengan pemasangan baliho yang tercantum nama-nama seluruh penerima manfaat warga desa umpungeng yang berjumlah 276 KK.

Kepala Desa Umpungeng Shalahuddin, S.Ag usai melakukan agenda dengan bupati Soppeng mengatakan, “Pemasangan baliho yang tercantum nama penerima manfaat BLT DD ini sebagi wujud dan bukti transparansi pemerintah desa kepada publik, ungkapnya.

“Selain itu, kata Kades Umpungeng, ini juga sebagai bukti keseriusan pemerintah desa umpungeng dalam membantu masyarakat apa lagi sekarang ini meskipun sudah steril di masa pandemi ini, tentu sebagai pemerintah desa saya ingatkan bahwa tetaplah melakukan kegiatan sesuai protapkes covid 19, jelasnya.

“Oleh sebab itu dari 267 keluarga penerima manfaat yang tersebar di enam dusun dalam wilayah desa umpungeng yang semuanya tidak memungkinkan untuk hadir menerima langsung BLT DD di kantor desa sesuai protapkes covid 19 maka saya bersama tim desa menyalurkan langsung ke rumah warga meskipun jarak dan jangkauan saling berjauhan, itu tidak membuat menyurutkan langkah kami demi kepentingan warga masyarakat, tandasnya.

“Kadang kami sampai malam masih berada di wilayah dusun yang memang wilayah kami ini berada di daerah pegunungan sehingga dalam penyaluran kadang penuh suka suka sebab tidak semua bisa di lalui dengan kendaraan sampai ke rumah warga, ujarnya.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat kepada warga serta di syukuri senilai Rp.600.000 itu meskipun tidak banyak namun bisa sedikit meringankan beban mereka, pungkasnya.

Untuk di ketahui dalam penyaluran juga di hadiri anggota BPD Umpungeng, bhabinkamtibmas dan pendamping desa. (Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed