oleh

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1441 H di Desa Timusu Tetap Mengikuti Protapkes Covid 19

Kabartujuhsatu.com, Soppeng (Sulsel) – Shalat Lebaran Idul Fitri 1441 yang berlangsung di Masjid yang ada di Desa Timusu Kecamatan Liliriaja kabupaten Soppeng tetap mengikuti protokol ketetapan kesehatan (Protapkes) covid 19, Sabtu (24/5/2020).

Seprti yang di lansir dari unggahan halaman Facebook Kepala Desa Timusu, kedatangan para jamaah masjid yang hendak mengikuti shalat idul Fitri nampak para petugas berseragam linmas desa timusu bersama tim gugus covid 19 tingkat desa melakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Begtupun dengan pemberian hand sanitizer bagi jamaah yang hendak memasuki masjid setelah mencuci tangan terlebih dahulu dengan sabun yang di sediakan oleh panitia masjid.

Para Jamaah antre mencuci tangan dengan sabun sebelum memasuki masjid (foto red)

Kades Timusu saat di konfirmasi mengatakan, meskipun tak semua warga memilih untuk shalat idul Fitri di masjid yang nampak sepi namun kami tetap melaksanakan sesuai protokol kesehatan covid 19, yakni cuci tangan pakai sabun sebelum masuk masjid begitupun dengan pemeriksaan suhu badan dan pemberian hand sanitizer, ucap Firdaus.

Bahkan kata Firdaus, juga tak di perbolehkan untuk bersalam salaman melalui jabatan tangan dan harus pakai masker serta menjaga jarak (Pshycal Distancing ), ungkapnya.

Firdaus menyebut bahwa bagi jamaah yang di periksa suhu tubuhnya sebelum masuk masjid dengan Thermometer scanner, Alhamdulillah tidak ada di atas 37 derajat celsius, terang kades Timusu.

Olehnya itu Kades Timusu mengucapkan terima kasih kepada para Linmas tingkat Desa Timusu yang bertugas dengan penuh rasa tanggungjawab megamankan lingkungan masing-masing sehingga pelaksanaan shalat berjamaah idul Fitri 1441 H di masjid berlangsung aman.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para Linmas yang bertugas dalam rangkaian pelaksanaan shalat idul Fitri 1441 H di desa timusu sehingga warga merasa aman, semoga apa yang di lakukan bernilai ibadah di hadapan Allah SWT , kata Firdaus.

Pengawasan ketat para Linmas untuk memastikan tidak ada warga baru mudik mengikuti shalat Ied (foto red)

“Marilah kita untuk senantiasa berdoa semoga lingkungan kita di jauhkan dari infeksi penyebaran virus Corona, Aamiin YRA, mohon maaf lahir dan bathin, pungkas Kepala Desa Timusu. (Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed